Murung Raya Expo 2026 Resmi Dibuka, Bupati Heriyus Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal
Puruk Cahu, Trybonnewsmura.com– Murung Raya Expo Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Murung Raya Heriyus, S.E., Jumat (7/8/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 17 Agustus 2026 ini menjadi wadah promosi potensi daerah, produk UMKM dan IKM, investasi, sekaligus memperkenalkan capaian pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat.
Pembukaan Murung Raya Expo 2026 turut dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya Rumiadi, S.E., S.H., M.H. beserta jajaran anggota DPRD, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, unsur Forkopimda, pimpinan BUMN dan BUMD, instansi vertikal, organisasi, lembaga perbankan, pihak swasta, tokoh masyarakat serta para pelaku UMKM dan IKM.
Sebelum pembukaan, Ketua Panitia Pelaksana Murung Raya Expo 2026, Roy Chahyadi, S.IP., M.Si., menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Roy Chahyadi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Murung Raya, menjelaskan bahwa peserta Expo berasal dari berbagai unsur, mulai dari instansi vertikal, perangkat daerah, kecamatan, organisasi, lembaga perbankan, swasta hingga para pelaku UMKM.
Murung Raya Expo 2026 dilaksanakan selama 11 hari, mulai 7 sampai 17 Agustus 2026, dengan sumber pembiayaan berasal dari APBD Kabupaten Murung Raya yang melekat pada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan.
Menurut Roy, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pameran pembangunan, tetapi juga pameran produk UMKM, pameran industri kecil, promosi investasi, pelayanan publik serta berbagai perlombaan yang melibatkan organisasi olahraga, di antaranya Percasi, Copsi dan Orado.
Panitia juga menyiapkan sejumlah penghargaan bagi peserta, yakni Juara 1, 2 dan 3, Juara Harapan 1, 2 dan 3, Stand Inspiratif serta Stand Favorit.
Roy berharap pelaksanaan Murung Raya Expo dapat menjadi sarana memperluas pemasaran produk UMKM, meningkatkan daya saing usaha, memperluas kemitraan serta mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Murung Raya.
Usai laporan panitia, Bupati Murung Raya Heriyus, S.E. menyampaikan sambutannya. Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya, ia memberikan apresiasi kepada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan beserta panitia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan Murung Raya Expo 2026.
Bupati menilai kegiatan tersebut merupakan momentum strategis dalam mewujudkan perekonomian daerah yang mandiri, berdaya saing dan berbasis pada potensi lokal.
“Event ini menjadi wadah penting untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan, memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan daerah agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujar Heriyus.
Sebanyak 52 peserta turut ambil bagian dalam Murung Raya Expo 2026. Peserta tersebut berasal dari instansi vertikal, perangkat daerah, organisasi, lembaga perbankan, swasta serta pelaku UMKM dan IKM lokal.
Bupati meminta para pelaku UMKM dan IKM memanfaatkan Expo sebagai kesempatan untuk membangun jaringan usaha, meningkatkan kualitas produk serta memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran.
“Pemerintah daerah akan terus berkomitmen memberikan pendampingan dan kemudahan akses bagi kemajuan usaha Saudara-saudari,” katanya.
Heriyus juga meminta seluruh perangkat daerah menjadikan stan pameran bukan sekadar tempat menampilkan program, tetapi sebagai pusat informasi dan pelayanan publik yang edukatif, komunikatif serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepada masyarakat Murung Raya, ia mengajak agar ikut menyukseskan dan meramaikan Murung Raya Expo 2026 dengan mencintai dan membeli produk-produk lokal.
“Dengan membeli produk UMKM, Anda turut serta dalam memutar roda perekonomian Murung Raya,” tegasnya.
Bupati Ingatkan Warga Waspada Karhutla
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus juga menyampaikan sejumlah hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang diikutinya sebelumnya.
Salah satu perhatian utama adalah ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seiring masuknya musim kemarau.
Heriyus menyampaikan bahwa Kabupaten Murung Raya telah menetapkan status siaga Karhutla. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan api serta mengantisipasi dampak kekeringan dan potensi kesulitan air bersih.
“Saya menyampaikan kepada masyarakat untuk bisa menjaga api, supaya berhati-hati,” pesannya.
Selain Karhutla, Bupati turut menyampaikan persoalan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mendorong adanya solusi dan kebijakan agar masyarakat yang menjalankan aktivitas pertambangan rakyat memperoleh kepastian dan perlindungan dalam menjalankan usaha.
Heriyus juga menyinggung persoalan RTRWP dan tata batas wilayah yang masih menjadi pekerjaan rumah dan perlu segera ditindaklanjuti.
Persoalan lain yang turut menjadi perhatian adalah stunting. Bupati menekankan pentingnya pencegahan pernikahan usia dini serta peningkatan kesiapan keluarga dalam membangun rumah tangga dan memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anak.
Setelah menyampaikan sambutan dan arahannya, Bupati Heriyus secara resmi membuka Murung Raya Expo Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang promosi produk lokal, memperluas jaringan usaha dan investasi, meningkatkan pelayanan publik serta memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian Kabupaten Murung Raya. (dahli)