Ad

Bapenda Murung Raya Genjot Integrasi Sistem Pembayaran Pajak Digital Bersama Bank Mandiri


Puruk Cahu, Trybonnewsmura.com — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Murung Raya terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pajak daerah melalui sistem pembayaran digital. Saat ini, Bapenda tengah melakukan proses integrasi sistem pembayaran bersama Bank Mandiri guna mewujudkan pelayanan pajak yang lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien, dikantornya Pada hari Selasa 4 Agustus 2026.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama Bank Mandiri dan melibatkan Bupati Murung Raya Heriyus.

Kepala Bapenda Kabupaten Murung Raya, Eddy Ambrantes, menjelaskan proses integrasi antara sistem Bank Mandiri dengan sistem Bapenda saat ini masih berjalan.

“Sekarang masih dalam tahap integrasi antara sistem Bank Mandiri untuk masuk ke sistem Bapenda. Prosesnya masih berjalan,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, penerapan sistem pembayaran pajak secara online secara penuh baru dapat berjalan optimal setelah seluruh proses integrasi sistem tersebut selesai.

Saat ini, sejumlah pelayanan perpajakan daerah sudah dapat dilakukan secara daring. Salah satunya proses pendaftaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Namun, pada tahapan pembayaran akhir, wajib pajak masih harus datang langsung ke kantor pelayanan. Melalui integrasi sistem dengan Bank Mandiri, ke depan proses tersebut diharapkan dapat dilakukan secara digital sehingga masyarakat tidak lagi harus datang secara langsung untuk menyelesaikan transaksi pembayaran.

Realisasi Pajak Mendekati 70 Persen

Di tengah proses pengembangan sistem digital tersebut, tingkat kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan di Kabupaten Murung Raya dinilai masih cukup baik.

Hingga awal Agustus 2026, realisasi penerimaan pajak daerah disebut telah mendekati 70 persen dari target yang ditetapkan.

Eddy mengatakan kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat maupun kontribusi dari sektor usaha masih berjalan stabil.

“Progresnya masih normal dan tidak ada penurunan. Antusiasme masyarakat maupun kontribusi dari perusahaan-perusahaan masih terus berjalan stabil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dinamika dunia usaha di daerah juga turut memengaruhi penerimaan pajak. Sejumlah perusahaan baru mulai beroperasi, sementara di sisi lain terdapat perusahaan yang menghentikan kegiatan operasionalnya.

Kondisi tersebut membuat penerimaan dari sektor korporasi relatif berimbang sehingga secara umum pendapatan daerah masih berada dalam kondisi stabil.

Bapenda Murung Raya berharap proses integrasi sistem pembayaran digital bersama Bank Mandiri dapat segera diselesaikan secara menyeluruh. Dengan demikian, pelayanan perpajakan dapat semakin mudah diakses masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Murung Raya. (Dahli)
Baca Juga:
https://www.trybonnewsmura.com/2026/08/bapenda-murung-raya-genjot-integrasi.html

Berita Terbaru

  • Bapenda Murung Raya Genjot Integrasi Sistem Pembayaran Pajak Digital Bersama Bank Mandiri
  • Bapenda Murung Raya Genjot Integrasi Sistem Pembayaran Pajak Digital Bersama Bank Mandiri
  • Bapenda Murung Raya Genjot Integrasi Sistem Pembayaran Pajak Digital Bersama Bank Mandiri
  • Bapenda Murung Raya Genjot Integrasi Sistem Pembayaran Pajak Digital Bersama Bank Mandiri
  • Bapenda Murung Raya Genjot Integrasi Sistem Pembayaran Pajak Digital Bersama Bank Mandiri
  • Bapenda Murung Raya Genjot Integrasi Sistem Pembayaran Pajak Digital Bersama Bank Mandiri
Ad
Ad