Sinode Umum XXV GKE Digelar di Murung Raya, Bupati Heriyus Tekankan Nilai Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran
Puruk Cahu, Trybonnewsmura.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, S.E., menyampaikan sambutan pada pembukaan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 di GOR Tana Malai Tolung Lingu (TMTL), Puruk Cahu, Selasa malam (7/7/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo.
Pembukaan Sinode diawali dengan laporan Ketua Panitia, Drs. Perdie M. Yoseph, M.A. Dalam laporannya, Perdie menyampaikan bahwa Kabupaten Murung Raya merasa terhormat mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Sinode Umum XXV GKE. Menurutnya, seluruh panitia bersama Pemerintah Kabupaten Murung Raya telah bekerja maksimal dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan agar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.
Perdie juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Majelis Sinode GKE, Forkopimda, relawan, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE dapat terselenggara dengan baik.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Sinode Umum XXV GKE diikuti sekitar 1.500 orang, yang terdiri atas peserta sinode, peninjau, panitia, pendamping, sopir, serta tamu undangan dari berbagai wilayah di Kalimantan maupun luar Kalimantan. Kehadiran ribuan peserta tersebut diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan memperkuat pelayanan GKE di masa mendatang.
Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Sinode Umum XXV GKE. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat.
"Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pimpinan sinode, peserta, dan tamu undangan. Menjadi tuan rumah Sinode Umum XXV GKE merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Murung Raya," ujar Heriyus.
Heriyus mengatakan, Sinode Umum bukan sekadar agenda organisasi gereja yang dilaksanakan setiap lima tahun, tetapi juga menjadi momentum refleksi spiritual, evaluasi pelayanan, sekaligus forum untuk merumuskan arah pelayanan GKE pada masa mendatang.
Menurutnya, tema "Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran" sebagaimana tertuang dalam Efesus 5:8-9 merupakan panggilan bagi gereja untuk terus menghadirkan nilai-nilai kasih, keadilan, dan kebenaran dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menambahkan, selama ini GKE telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui pembinaan mental dan spiritual, pelayanan sosial, pendidikan, serta menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Murung Raya.
Pada kesempatan tersebut, Heriyus juga memperkenalkan Kabupaten Murung Raya sebagai daerah yang terus berkembang melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan potensi sumber daya alam untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan di Murung Raya tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.
Heriyus juga menyampaikan bahwa keberhasilan Kabupaten Murung Raya menjadi tuan rumah MTQ VIII Korpri Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu menjadi bukti kesiapan daerah dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar.
Meski demikian, ia menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat keterbatasan dalam penyediaan fasilitas, khususnya penginapan, mengingat kapasitas hotel di Kabupaten Murung Raya yang masih terbatas.
"Kami memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama pelaksanaan kegiatan ini. Namun, kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar seluruh peserta merasa nyaman selama berada di Kabupaten Murung Raya," katanya.
Mengakhiri sambutannya, Heriyus berharap Sinode Umum XXV GKE mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang semakin memperkuat pelayanan gereja, mempererat kemitraan dengan pemerintah, serta menjadi penggerak dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan toleransi di Kalimantan.
Pembukaan Sinode Umum XXV GKE dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo beserta istri, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin beserta istri, Wakil Bupati Pulang Pisau, Wakil Bupati Barito Utara, Ketua Umum PGI, pimpinan Majelis Sinode GKE, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, kepala perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta peserta Sinode dari berbagai daerah.
Usai sambutan Bupati Murung Raya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo secara resmi membuka Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Murung Raya pada 7–11 Juli 2026.Menurut saya, versi ini lebih layak untuk media karena lead lebih kuat, laporan Ketua Panitia dimasukkan secara proporsional, jumlah peserta sekitar 1.500 orang sudah dicantumkan, dan alur berita mengalir dari laporan panitia, sambutan bupati, hingga pembukaan resmi oleh Wakil Gubernur.(Dahli)