Puruk Cahu, Trybonnewsmura.com – Pelaksanaan Fun Run Murung Raya Hebat Season 1 di Alun-Alun Jorih Jerah Puruk Cahu, 30 November 2025, mendapat re…
Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Murung Raya 2025: Pemerintah Fokus Percepat Penurunan Stunting
Font Terkecil
Font Terbesar
Puruk Cahu, Trybonnewsmura.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahun 2025 yang berlangsung pada hari selasa 25 November 2025 di Aula RSUD Puruk cahu. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh OPD anggota TPPS, para camat, kepala desa prioritas, kepala puskesmas, penyuluh KB, serta pemangku kepentingan lainnya.
Acara diawali dengan laporan Plt Kepala Dinas DP3ADALDUK Lynda Kristiane. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa percepatan penurunan stunting memerlukan koordinasi yang terstruktur, terintegrasi, serta berjalan secara konsisten dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
> “Tim percepatan memiliki tugas mengoordinasikan, menyinergikan, dan mengevaluasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting secara efektif, konvergen, dan terintegrasi. Seluruh OPD harus terkoneksi agar pelaksanaan di semua tingkatan berjalan optimal,” ujar Lynda.
Ia menegaskan pentingnya rapat koordinasi sebagai wadah konsolidasi seluruh OPD anggota TPPS, camat, dan desa prioritas untuk memastikan percepatan penurunan stunting dapat berjalan sesuai target.
Bupati Murung Raya melalui Asisten I Rahmat K. Tambunan membuka kegiatan secara resmi. Ia menekankan bahwa stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia, sehingga percepatan penurunan stunting harus menjadi prioritas bersama.
Asisten I menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan target nasional penurunan stunting menjadi 14,4% pada tahun 2029 dan menuju 5% pada tahun 2045. Berdasarkan SSGI 2024, angka stunting Kabupaten Murung Raya berada pada 15,8%, turun signifikan dari 40,9% pada tahun 2022.
> “Penurunan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, baik kabupaten, kecamatan, hingga desa. Kita harus terus bergandengan tangan, memperkuat peran kecamatan dan desa melalui perencanaan dan evaluasi berkelanjutan,” tegasnya.
Fokus: Intervensi Tepat pada 1000 HPK dan Penguatan Desa Prioritas
Dalam arahannya, Bupati melalui Asisten I menekankan bahwa program tahun 2025 lebih difokuskan pada pencegahan, terutama pada keluarga berisiko stunting seperti:
Remaja putri
Ibu hamil
Ibu menyusui
Baduta dan balita
Intervensi diberikan selama masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) agar tidak muncul kasus baru dan tidak ada bayi lahir stunting.
Selain itu, penetapan 15 desa lokus prioritas 1 dilakukan untuk memastikan penanganan stunting berjalan konvergen melalui intervensi spesifik dan sensitif.
Program–program inovasi daerah seperti:
GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting)
DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting)
GARANTUNG (Gerakan Bersama Tuntaskan Stunting)
Gerbang Desamu
terus diperkuat sebagai strategi percepatan di desa-desa lokus.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten I juga meminta agar TPPS Kecamatan memperkuat pemantauan dan pelaporan pelaksanaan program stunting di seluruh desa/kelurahan setiap semester.
> “Kita harus membangun mekanisme kerja yang konvergen, terarah dan terukur agar percepatan penurunan stunting berjalan optimal dan mencapai hasil yang diharapkan.”
Di akhir sambutannya, Asisten I mewakili Bupati Murung Raya secara resmi membuka Rapat Koordinasi TPPS Kabupaten Murung Raya Tahun 2025, dengan harapan kegiatan ini menghasilkan langkah konkret dan sinergi yang lebih kuat untuk menyiapkan generasi Murung Raya yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
(Dahli)