Puruk Cahu, Trybonnewsmura.com – Pelaksanaan Fun Run Murung Raya Hebat Season 1 di Alun-Alun Jorih Jerah Puruk Cahu, 30 November 2025, mendapat re…
Dialog Kependidikan HUT PGRI Ke-80 & HGN 2025 Digelar di Murung Raya
Font Terkecil
Font Terbesar
Puruk Cahu, Trybonnewsmura.com — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025, PGRI Kabupaten Murung Raya menggelar Dialog Kependidikan dengan mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat: Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Kabupaten Murung Raya.”
Kegiatan berlangsung di Aula Gedung B dan dihadiri ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan se-Kabupaten Murung Raya di aula gedung b (cahai ondui tingang) pada hari Sabtu 29 November 2025.
Ketua Panitia, Erni, S.Pd.SD, yang dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat serta dukungan berbagai lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan mitra perusahaan yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan.
> “Dengan rasa syukur, kita dapat berkumpul untuk merayakan dua momentum besar: HUT PGRI ke-80 dan HGN Tahun 2025. Terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras hingga kegiatan ini terlaksana baik,” ujar Erni.
Rangkaian Kegiatan
1. Lomba Best Practice Pembelajaran (Video/Daring)
2. Upacara Peringatan HUT PGRI & HGN
3. Dialog Kependidikan
4. Lomba Olahraga Rakyat (Pangeran) di Alun-Alun Murung Raya
Sumber pembiayaan kegiatan berasal dari kas PGRI Kabupaten Murung Raya, serta dukungan mitra kerja dan panitia penyelenggara.
Ketua PGRI Kabupaten Murung Raya Jumilah U. Samaeh, SE., M.AP dalam sambutannya menegaskan bahwa PGRI terus memperjuangkan tiga fokus utama organisasi:
1. Profesionalitas Guru
PGRI mendorong peningkatan kompetensi, etika profesi, dan adaptasi guru terhadap perkembangan zaman.
2. Kesejahteraan Guru
Pemerintah daerah diharapkan terus memperhatikan pemenuhan kesejahteraan, baik fisik maupun psikologis.
3. Perlindungan Hukum Guru
PGRI membentuk Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum serta bermitra dengan advokat aktif dan biro hukum daerah untuk mengantisipasi kasus-kasus terkait profesi pendidik.
> “Kami berharap tak satu pun guru sampai menjalani proses hukum. Namun pendampingan tetap diperlukan agar guru terlindungi saat melaksanakan tugas,” jelas Jumilah.
PGRI juga merencanakan audiensi dengan Polres Murung Raya guna memperkuat koordinasi perlindungan profesi, terutama terkait regulasi pendidikan dan tata kelola sekolah.
Peserta dan Narasumber
Dialog menghadirkan empat narasumber utama:
Narasumber
Bupati Murung Raya, diwakili Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, SE., SH.I, MA., MH. Kebijakan Daerah Pendidikan
Ketua DPRD Murung Raya Rumiadi, SE., SH., MH. Regulasi & Anggaran Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Murung Raya atau yang mewakili Tata Kelola Pendidikan Daerah
Dr. Yulianus, M.Pd. (Pemerhati Pendidikan) Perspektif Akademik & Pengembangan SDM Guru
Ketua From Puspa (Waket I DPRD) Dina maulida
Selain guru, hadir pula
unsur Forkopimda, PGRI Cabang dan Ranting, kepala sekolah, serta sejumlah perusahaan mitra wilayah Murung Raya.
Peringatan HUT PGRI Ke-80 dan HGN Tahun 2025 di Murung Raya menjadi momentum refleksi dan konsolidasi gerakan pendidikan. Harapannya, guru-guru semakin kuat, sejahtera, terlindungi, dan terus berperan sebagai pilar utama mencerdaskan kehidupan bangsa.
(Dahli)